Artikel

Pengantar Kerja P3K Disnaker Sulsel berkunjung ke BKK SMK SMTI Makassar

Kamis (07/07) Patta, Azmaul , Imran dan Wahdah dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. Sul-Sel, berkunjung ke BKK SMK-SMTI Makassar di dampingi Syamsi Alang selaku koordinator Pengantar Kerja Sulsel yang di terima langsung oleh Bapak Basri Nur, Kepala Sekolah SMK-SMTI Makassar bersama Ketua BKK dan jajarannya. Kepala Sekolah menyampaikan profil sekolah yang di pimpinnya, di bawah naungan Kementerian Perindustrian. Menurut beliau SMK SMTI di pahami sebagian besar masyarakat sebagai Sekolah swasta, pada hal ini adalah sekolah negeri dan berpelat merah juga seperti sekolah lainnya. Di SMK ini terdiri dari tiga jurusan yakni Jurusan Kimia Industri, Jurusan Pengawasan Mutu, dan Jurusan Teknik Mekatronika.

Oleh ketua BKK menyampaikan bahwa sekolah kami prioritas alumni nya adalah berwirausaha, lanjut dan bekerja di perusahaan adalah pilihan. Alumni di SMTI sudah benyak terserap di dunia kerja, di perusahaan mitra kerja yang jumlah nya kurang lebih 40 perusahaan.Pada kesempatan tersebut , Dr. Syamsi Alang memberikan informasi tentang banyaknya peluang kerja di luar negeri bagi lulusan SMK. Adanya peluang tersebut dinilai perlu diinformasikan kepada lembaga pendidikan tingkat sekolah SMK yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan. “Peluangnya sangat terbuka luas termasuk di Jepang, Korea Selatan dan Arab Saudi dan cukup potensial karena apabila mereka tidak berkesempatan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, mereka dapat mendaftar ke Disnaker untuk menjadi Pekerja Migran Indonesia, dimana disesuaikan dengan Negara yang diminati dan persyaratan yang harus dipenuhi.

Sebetulnya masih terbuka lebar untuk penempatan tenaga kerja ini di Jepang misalnya masih membutuhkan kurang lebih 300 ribu orang dan persaingannya tidak begitu ketat namun siswa ataupun alumni yang ada di SMK tetap kita berikan informasi sejelas-jelasnya sehingga mereka mengetahui prosedur dan persyaratan agar menjadi Pekerja Migran yang procedural sehingga tidak terjadi kasus Pekerja Migran non prosedural, selain itu perlu juga dijelaskan mengenai biaya yang dikeluarkan untuk menjadi Pekerja Migran Indonesia, “jelas Dr. Syamsi Alang.Disamping itu, pertemuan ini juga pihak Disnakertrans memberikan informasi mengenai akan diadakannya Job Fair Makassar tanggal 10-11 Agustus 2022 dan Job Fair Virtual yang akan diadakan pada tanggal 15-16 Agustus 2022 dimana diharapkan pihak dari SMK-SMTI Makassar beserta perusahaan mitra bias ikut serta dalam kegiatan Job Fair tersebut. (Sumber berita Asrul Patta, Azmaul, Imran dan Wahdah).

Show More

DR. Syamsi Alang, MM

Suara Thibbun Nabawi | Suara Rakyat | Suara Pemersatu Bangsa

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close